Artikelini mau memaparkan hasil Dialog saya dengan seorang Ustadz tetangga saya.. Rumahnya diisebelah rumah saya dipisahkan oleh sebuah Dialog Ramadhan dan Orang Pinggiran - Kompasiana.com
contohdialog 4 orang tentang pekerjaan. Inilah contoh dialog 4 orang tentang pekerjaan dan ulasan lain mengenai hal-hal yang masih ada kaitannya dengan contoh dialog 4 orang tentang pekerjaan yang Anda cari. Berikut ini tersedia beberapa artikel yang menjelaskan secara lengkap tentang contoh dialog 4 orang tentang pekerjaan.
Dialogtentang ramadhan untuk 6 orang. 10/20/2018 Berjalan menghampiri Mamah than new Papah Papa: sini duduklah di samping papah.Itulah is the drama tent bulan Puasa to 4 orang Yang sangat menginspirasi than memberan Pelajaran Yang berharga Dalam menjalani bulan Puasa with aide of Yang Bersih Tenang dan Ikhlas. Mirza dan Radit poem sedikit
TerjemahanPercakapan Tentang Inviting Someone (4 Orang) Rio : Apakah kamu mau aku membantumu mengerjakan tugasmu, Andi? Andi : Terimakasih Rio, kamu baik sekali tapi aku pikir aku bisa mengerjakannya sendiri. Seto : Kamu nampak kesusahan mengerjakannya sendiri. Beni :
BacaJuga: Dialog Bahasa Inggris Tentang Global Warming. Di dalam percakapan menyambut ramadhan yang akan kami tulis ini, berisikan dialog 4 orang yang bertemakan bulan puasa. Langsung saja, inilah contoh percakapan bahasa inggris tentang ramadhan dan juga arti dalam bahasa Indonesia berikut ini: Contoh Percakapan. Aulia: Alhamdulillah, Ramadan is upon us. [Alhamdulillah. Sebentar lagi bulan ramadhan.] Christy: Really? When will it start?
Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. - Dalam bulan yang mulia, ceramah singkat Ramadhan 1443 H ini bisa dijadikan bahan saat mengisi kultum ataupun tausiyah di bulan Ramadhan. Mengangkat tema tentang orang yang merugi dibulan Ramadhan, ceramah singkat Ramadhan 1443 H ini juga menjadi nasehat dalam rangka saling menasehati dalam kebaikan. اَلْحَمْدُ وَ الشُّكْرُ لِـلّٰـه, وَ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَی رَسُوْلِ اللّٰه اَيُّهَا الصَّائِمُوْن رَحِمكُمُ اللّٰه Saudaraku seiman dan taqwa. Memasuki bulan Ramadhan penuh ampunan dari Allah SWT ada golongan orang yang rugi hingga malaikat Jibril ikut mendoakannya. Kerugiannya itu disebabkan kebodohan juga keteledorannya karena di bulan istimewa penuh pengampunan namun ia tidak mendapatkan apa-apa. Padahal pada bulan Ramadhan begitu mudahnya seorang hamba mendapat pengampunan hingga terbebas dari api neraka, dilipatkan pahala namun orang ini masih tidak mau memperbaiki dirinya. Hingga ia menjadi orang yang dikutuk, orang paling rugi di Bulan Ramadhan di saat begitu banyak limpahan pengampunan dan pahala di bulan suci ini. Ini berdasarkan kepada percakapan Malaikat Jibril dengan Nabi Muhammad SAW dan menjadi dalil tentang orang yang paling rugi di bulan Ramadhan ini. Suatu ketika Nabi SAW naik ke mimbar lalu Nabi SAW mengucapkan Aamiin, aamiin, aamiin sampai tiga kali. Arti aamiin adalah semoga Allah mengabulkan. Maka orang bertanya kepada Nabi, wahai Rasulallah, Engkau naik mimbar seraya berkata aamiin, aamiin, aamiin tiga kali. Maka Rasulullah SAW menjawab sesungguhnya ia adalah Jibril AS, sesungguhnya Jibril AS telah datang kepadaku dan berkata "Barang siapa dimudahkan oleh Allah untuk menemui bulan Ramadhan kemudian ia tidak diampuni oleh Allah kemudian dia masuk neraka sungguh terkutuk ia, terjauh dia dari Rahmat Allah" Malaikat Jibril mengatakan "katakan aamiin", maka Rasulullah SAW menjawab aamiin. Berdasarkan hadis tersebut ada orang yang paling rugi hingga malaikat Jibril mengajak Rasulullah SAW untuk mendoakannya. Orang terkutuk itu adalah orang yang tidak mendapatkan pengampunan dari Allah padahal bulan Ramadhan adalah bulan limpahan pengampunan dari Allah SWT. Maka isilah bulan Ramadhan ini dengan ibadah, istigfar dan amal-amal solih lainnya agar tidak termasuk golongan orang paling rugi di bulan Ramadhan. اَخِيْرُ الْكَلَام، ثُمَّ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰه وَبَرَكَاتُه
Saya setuju dengan pernyataan Menteri Yaqut Cholil Qoumas yang mengatakan, "Jika ada perbedaan pandangan, jika ada perbedaan keyakinan, jika ada perbedaan pendapat terkait dengan hal-hal keagamaan, kita selesaikan dengan dialog. Kementerian Agama siap untuk memberikan fasilitas mereka untuk berdialog." Pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia ini senada dengan pemahaman yang telah saya dapatkan pada Muqarrar Jami'i "Al-Madkhal ila Ats-Tsaqafah Al-Islamiyyah" yang disusun oleh salah satunya Dr. Khalid Bin Abdullah Qasim Rahimahullah. Menurutnya, agama Islam adalah agama yang menjunjung tinggi dialog. Dialog ini merupakan bagian dari metode Al-Qur'an. Banyak sekali ayat Al-Qur'an yang menunjukkan bahwa Islam itu " دين الحوار " atau agama yang menegakkan konsep dialog. Contohnya di dalam Al-Qur'an yaitu 1. Dialog Allah kepada malaikat dalam Surat Al-Baqarah ayat 30. وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّى جَاعِلٌ فِى ٱلْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوٓا۟ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ ٱلدِّمَآءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّىٓ أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ Artinya, "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata "Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". 2. Dialog Allah kepada Rasul-Nya dalam surat Al-Maidah ayat 116 . وَإِذْ قَالَ ٱللَّهُ يَٰعِيسَى ٱبْنَ مَرْيَمَ ءَأَنتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ ٱتَّخِذُونِى وَأُمِّىَ إِلَٰهَيْنِ مِن دُونِ ٱللَّهِ ۖ Artinya,"Dan ingatlah ketika Allah berfirman "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?". 3. Dialog Allah kepada Iblis dalam surat Al-A'raf 12 قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ ۖ قَالَ أَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِى مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُۥ مِن طِينٍ Artinya, "Allah berfirman "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud kepada Adam di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah". Dan masih banyak contoh ayat Al-Qur'an yang menunjukkan bahwa "dialog" itu merupakan "منهج قرآني". Maka dari itu, jika suatu saat nanti di Indonesia terjadi dialog antar umat beragama, tentunya jangan sampai membuat dialog yang asal-asalan dan sembarangan. Saya yakin, level Kementerian Agama pasti memenuhi tujuan-tujuan dan adab-adab dalam melakukan dialog yang baik dan benar. Berangkat dari hal ini, sebagaimana pemahaman yang telah saya dapatkan pada bab " الحوار بين الحضارات " bahwasanya "dialog" harus dilakukan dengan adabnya dan orang yang melakukan dialog harus menegakkan adab-adab itu sehingga tercapai kemaslahatan diantara umat beragama. Adab-adab dalam berdialog 1. حسن القصد من الحوار وذالك بالإخلاص لله والرغبة في طلب الحق Artinya, “Dialog harus dilakukan dengan tujuan yang baik. Ikhlas untuk meraih ridho Allah dan didasari dengan keinginan untuk mencari kebenaran.” Allah SWT menyampaikan dalam firmannya surat Al-Bayyinah ayat 5 وَمَاۤ اُمِرُوۡۤا اِلَّا لِيَعۡبُدُوا اللّٰهَ مُخۡلِصِيۡنَ لَـهُ الدِّيۡنَ Artinya, "Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena menjalankan agama " Oleh karena itu, dialog harus didasari dengan tujuan yang baik dan didasari dengan ikhlas tanpa ada tujuan yang buruk melainkan hanya untuk meraih ridha Allah SWT semata. 2. العلم فلا حوار بلا علم Artinya, Dialog harus dilakukan berdasarkan ilmu dan orang yang melakukan dialog pun harus dipastikan sebagai orang yang berilmu pada bidangnya. Allah SWT telah menyebutkan didalam Al-Qur'an tentang orang yang berdebat tanpa ilmu. Allah berfirman dalam surat Al-Hajj ayat 8 وَمِنَ ٱلنَّاسِ مَن يُجَٰدِلُ فِى ٱللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَلَا هُدًى وَلَا كِتَٰبٍ مُّنِيرٍ Artinya, "Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab wahyu yang bercahaya " Artinya dialog tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang dan tidak berilmu. Karena ketika dialog dilakukan oleh orang yang tidak berilmu dalam bidangnya, maka tidak akan tercapai kemaslahatan dari dialog tersebut. 3. التزام القول الحسن ، وتجنب منهج التحدي والإفحام Artinya, “Dialog harus dilakukan dengan perkataan yang baik. Orang yang berdialog harus menjauhi segala perbuatan yang bersifat merendahkan, angkuh dan sombong.” Allah telah mengingatkan kita dalan firmannya pada surat An-Nahl ayat 125. ... وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ .. Artinya, " dan bantahlah mereka dengan cara yang baik " Ini merupakan cambuk bagi kita agar senantiasa menjaga diri dari perkataan yang buruk. Islam telah mengajarkan kita agar senantiasa menggunakan perkataan yang baik ketika berbicara kepada siapapun. 4. التواضع واللين والرفق من المحاور و حسن الإستماع وعدم المقاطعة والعناية بما يقوله المحاور Artinya,Orang yang melakukan dialog harus bersifat rendah hati, lembut, penuh cinta, senantiasa mendengarkan dengan baik, tidak menyela, dan memperhatikan dengan baik apa yang disampaikan oleh lawan bicara. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Taha ayat 44 فَقُولَا لَهُۥ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهُۥ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ Artinya, “Maka berbicaralah kamu berdua dengan kata-kata yang lembut , mudah-mudahan ia ingat atau takut ". 5. الحلم والصبر Orang yang berdialog harus memiliki sifat al-Hilm dan sabar. Artinya adalah orang yang melakukan dialog harus mampu menahan amarah dan emosi serta mampu mengendalikan hawa nafsunya. Allah telah memberikan petunjuk kepada kita dalam Al-Qur'an surat Ali-Imran ayat 134 ... وَٱلْكَٰظِمِينَ ٱلْغَيْظَ وَٱلْعَافِينَ عَنِ ٱلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ Artinya, "dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan". 7. العدل والإنصاف Orang yang melakukan dialog harus berlaku adil dan tidak boleh menolak kebenaran sekalipun dari lawan bicaranya. Ia harus berpikir dengan jernih dan tidak fanatik sehingga ketika ia fanatik maka kemungkinan ia tidak mau menerima kebenaran yang datang dari lawan bicaranya. Allah telah memperingatkan kita dalam firmannya pada surat Al-Maidah ayat 8 يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُونُوا۟ قَوَّٰمِينَ لِلَّهِ شُهَدَآءَ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَـَٔانُ قَوْمٍ عَلَىٰٓ أَلَّا تَعْدِلُوا۟ ۚ ٱعْدِلُوا۟ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ Artinya,"Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan" Saya berharap dan berdoa agar Indonesia senantiasa menjadi negeri yang damai, rukun, dan senantiasa menjaga tenun persatuan di atas berbagai perbedaan. Ustadz Nata Sutisna, mahasiswa pada Universitas Az-Zaitunah, Tunisia.
Jakarta - Di bulan Ramadhan, umat Muslim di seluruh dunia dihadapkan pada kesempatan yang luar biasa untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka. Salah satu cara yang sangat efektif untuk mencapai hal ini adalah melalui ceramah singkat tentang Ramadhan di bulan Ramadhan. 6 Ceramah Tentang Bulan Syaban, Lengkap Dalilnya Kumpulan Ceramah Ramadhan Berbagai Tema, Tambah Ilmu Agama 5 Teks Ceramah Islami Singkat Berbagai Topik tentang Sholat hingga Menuntut Ilmu Misalnya saja seperti ceramah singkat tentang Ramadhan yang mengupas tuntas tentang keutamaan bulan Ramadhan, pahala menunaikan puasa Ramadhan, pahala membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan, dan masih banyak lagi lainnya. Ceramah di bulan Ramadhan membantu umat Muslim untuk memperdalam pemahaman mereka tentang bulan istimewa penuh ampunan. Ini termasuk dapat memperoleh wawasan yang lebih dalam tentang ajaran-ajaran agama Islam dan cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ulas lebih mendalam tentang kumpulan ceramah singkat tentang keutamaan bulan Ramadhan beserta dalilnya, Kamis 16/3/2023.Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1444 H akan jatuh pada 23 Maret 2023. Ketetapan ini berdasarkan hasil hisab wujudul hilal. Keputusan ini diharapkan menjadi pedoman umat muslim, khususnya warga Muhammadiyah dalam persiapan bulan Ceramah Keutamaan Bulan RamadhanMuslim sedang membaca Al-Qur'an. Sumber Warahmatullahi Wabarakatuh, Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi bulan suci yang dipenuhi dengan berkah, keutamaan Ramadhan juga sangatlah besar. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa keutamaan Ramadhan serta dalil-dalilnya. Pertama-tama, Ramadhan adalah bulan di mana Allah SWT memberikan kesempatan kepada umat-Nya untuk beribadah lebih banyak lagi. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa." Dalam ayat ini, Allah SWT menegaskan bahwa puasa di bulan Ramadhan adalah suatu kewajiban bagi umat Islam, dan tujuan dari puasa adalah untuk mendapatkan taqwa atau ketakwaan kepada Allah SWT. Kedua, di bulan Ramadhan, pahala dari Allah SWT untuk amal ibadah yang dilakukan oleh umat Islam dilipatgandakan. Hal ini terdapat dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim, di mana Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa melakukan puasa Ramadhan dengan iman dan harapan pahala dari Allah SWT, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." Dalam hadis ini, terlihat betapa pentingnya beribadah dengan niat yang tulus dan penuh harapan agar mendapatkan pahala dari Allah SWT. Ketiga, di bulan Ramadhan, umat Islam juga dianjurkan untuk bersedekah dan berbuat kebaikan. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 196, Allah SWT berfirman, "Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah, jika kamu melakukannya. Akan tetapi jika kamu terhalang, maka lakukanlah korban yang mudah. Dan janganlah mencukur rambutmu sebelum korban sampai ke tempatnya sembelihan. Barangsiapa di antara kamu sakit atau ada kelemahan pada kepalanya kerontokan, maka tebuslah dengan puasa atau sedekah atau korban. Apabila kamu dalam keadaan aman, maka barang siapa yang memilih berbuat kebajikan di hari-hari bulan Dzulhijjah, maka sesungguhnya Allah memberi balasan atas kebajikan itu." Dalam ayat ini, Allah SWT menegaskan betapa pentingnya bersedekah dan berbuat kebaikan di bulan Ramadhan. Terakhir, di bulan Ramadhan, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah malam, seperti shalat Tarawih dan Qiyamul Lail. Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa melakukan shalat malam di bulan Ramadhan dengan iman dan harapan pahala dari Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat-Nya dan membimbing kita dalam menjalankan ibadah di bulan suci ini. Ceramah Pahala Puasa RamadhanMuslim buka puasa di bulan Ramadhan. Sumber Warahmatullahi Wabarakatuh, Puasa di bulan Ramadhan adalah salah satu ibadah yang paling utama di dalam agama Islam. Selain menjadi kewajiban bagi umat Muslim, puasa Ramadhan juga memiliki banyak keutamaan dan pahala yang besar. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa keutamaan puasa di bulan Ramadhan serta dalil-dalilnya. Pertama-tama, puasa di bulan Ramadhan adalah suatu bentuk ibadah yang paling dekat dengan Allah SWT. Dalam sebuah hadis qudsi riwayat Bukhari, Allah SWT berfirman, "Segala amal perbuatan anak Adam adalah miliknya kecuali puasa, puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan pahalanya." Dalam hadis ini, terlihat betapa pentingnya puasa di bulan Ramadhan sebagai bentuk pengabdian dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kedua, puasa di bulan Ramadhan adalah salah satu cara untuk memperoleh pengampunan dari Allah SWT. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa melakukan puasa di bulan Ramadhan dengan iman dan harapan pahala dari Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." Dalam hadis ini, terlihat betapa besar pahala dan keutamaan yang diberikan oleh Allah SWT kepada umat Muslim yang menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Ketiga, puasa di bulan Ramadhan juga dapat membantu umat Muslim untuk mengendalikan hawa nafsu dan meningkatkan kesabaran dan ketahanan diri. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa." Dalam ayat ini, terlihat bahwa tujuan dari puasa di bulan Ramadhan adalah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dan mengendalikan hawa nafsu. Terakhir, puasa di bulan Ramadhan juga dapat membantu umat Muslim untuk lebih memahami dan merenungkan makna dari agama Islam. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Puasa itu adalah perisai, maka apabila salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah berkata-kata atau berbuat kejahatan. Dan jika ada orang yang mencaci atau berdebat dengan kalian, katakanlah, 'Saya sedang berpuasa.'" Dalam hadis ini, terlihat betapa pentingnya menjaga diri dan berbuat baik selama menjalankan puasa di bulan Ramadhan sebagai bentuk meningkatkan kesadaran dan penghayatan terhadap agama Islam. Demikianlah beberapa keutamaan dan pahala puasa di bulan Ramadhan beserta dalil-dalilnya. Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Ceramah Pahala Membaca Al-Qur’an di Bulan RamadhanMuslimah sedang membaca Al-Qur'an di masjid. Sumber Warahmatullahi Wabarakatuh, Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan berkah dan ampunan dari Allah SWT. Di bulan yang mulia ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah untuk mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan adalah membaca Al-Quran. Membaca Al-Quran di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat besar. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 185, Allah SWT berfirman, "Bulan Ramadhan ialah bulan di mana diturunkan Al Quran, menjadi petunjuk bagi manusia dan menjelaskan kebenaran dan petunjuk serta keterangan yang memisahkan antara yang hak dan yang batil." Dalam ayat ini, Allah SWT menegaskan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang diutamakan untuk membaca Al-Quran karena di bulan ini diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia. Selain itu, Rasulullah SAW juga telah mengajarkan betapa pentingnya membaca Al-Quran di bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa membaca satu huruf dari Al-Quran, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipatnya." Dalam hadits ini, terlihat betapa besar pahala yang akan didapatkan oleh seseorang yang membaca Al-Quran di bulan Ramadhan. Selain mendapatkan pahala yang besar, membaca Al-Quran di bulan Ramadhan juga bisa membantu kita untuk mendapatkan keberkahan dan kedamaian jiwa. Dalam Surat Ar-Ra'd ayat 28, Allah SWT berfirman, "Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir kepada Allah. Ingatlah, hanya dengan zikir kepada Allah hati menjadi tenteram." Dalam ayat ini, Allah SWT menegaskan betapa pentingnya untuk selalu mengingat Allah SWT dalam kehidupan kita. Dengan membaca Al-Quran di bulan Ramadhan, kita bisa mengingat Allah SWT lebih banyak dan merasakan kedamaian jiwa yang bisa membantu kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk memperbanyak membaca Al-Quran. Dengan membaca Al-Quran di bulan Ramadhan, kita bisa mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT, merasakan keberkahan dan kedamaian jiwa, serta menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk hidup kita. Demikianlah ceramah singkat tentang pahala membaca Al-Quran di bulan Ramadhan. Semoga kita bisa memperbanyak membaca Al-Quran di bulan Ramadhan ini dan mendapatkan pahala serta keberkahan dari Allah SWT. Wassalamualaikum Warahmatullahi Ceramah Amalan Terbaik di Bulan RamadhanPemantauan hilal pada Sidang Isbat untuk menentukan awal puasa Ramadhan. Warahmatullahi Wabarakatuh, Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan dari Allah SWT. Selama bulan Ramadhan, terdapat banyak amalan yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT. Namun, ada satu amalan yang dianggap sebagai amalan terbaik di bulan Ramadhan, yaitu puasa. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Amalan terbaik umatku adalah puasa.” Hal ini menunjukkan betapa pentingnya amalan puasa dalam Islam dan betapa besar pahala yang bisa kita dapatkan dari amalan ini. Puasa bukan hanya sekedar menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa selama sehari penuh. Puasa juga harus disertai dengan amalan yang baik, seperti membaca Al-Qur’an, sholat sunnah, berinfaq dan melakukan amal kebaikan lainnya. Dalam hadits riwayat Abu Daud, Rasulullah SAW bersabda, “Puasa dan sholat akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pelakunya.” Hal ini menunjukkan betapa besar keberkahan dan pahala yang bisa kita dapatkan dari amalan puasa. Selain itu, amalan terbaik lainnya yang bisa kita lakukan di bulan Ramadhan adalah berinfaq. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 261, Allah SWT berfirman “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.” Dalam ayat tersebut, Allah SWT menegaskan betapa besar keberkahan dan pahala yang bisa kita dapatkan dari berinfaq di jalan-Nya. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk berinfaq dan melakukan amal kebaikan lainnya di bulan Ramadhan. Selain itu, selama bulan Ramadhan juga disunahkan untuk melakukan i’tikaf. I’tikaf adalah mengisolasi diri di dalam masjid untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa melakukan i’tikaf selama sepuluh hari di bulan Ramadhan, maka dia seperti orang yang melakukan ibadah di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” Hal ini menunjukkan betapa besar keberkahan dan pahala yang bisa kita dapatkan dari melakukan i’tikaf di bulan Ramadhan. Maka, mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk melakukan amalan terbaik di bulan Ramadhan, seperti puasa, berinfaq, dan melakukan i’tikaf. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan rahmat-Nya kepada kita semua. Ceramah Sholat Tarawih di Bulan RamadhanSholat tarawih berjamaah di bulan Ramadhan. Warahmatullahi Wabarakatuh, Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Selama bulan Ramadhan, umat muslim dianjurkan untuk melakukan banyak amalan baik untuk mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan adalah sholat tarawih. Sholat tarawih adalah sholat sunnah yang dilakukan setelah sholat Isya' dan sebelum sholat witir. Rasulullah SAW dan para sahabatnya juga melakukan sholat tarawih di bulan Ramadhan, dan hal ini dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari “Rasulullah SAW sholat di malam hari, maka para sahabatnya menyertainya. Setelah itu, di hari kedua, sholat mereka lebih banyak, dan di hari ketiga, sholat mereka pun bertambah banyak. Kemudian, Rasulullah SAW tidak melanjutkan sholat tarawih bersama mereka karena khawatir diwajibkan bagi umat muslim." Dalam hadits tersebut, terlihat betapa pentingnya sholat tarawih dalam Islam dan betapa besar keberkahannya. Sholat tarawih juga dianggap sebagai salah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan karena bisa membantu kita memperbanyak amal ibadah dan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Selain itu, sholat tarawih juga bisa membantu kita untuk mendapatkan keberkahan dan kesejukan jiwa. Sholat tarawih dilakukan di malam hari, dimana suasana lebih tenang dan hening. Dalam Surat Al-Qadr ayat 2-3, Allah SWT berfirman, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” Dalam ayat tersebut, Allah SWT menegaskan betapa besar keberkahan dan kemuliaan malam di bulan Ramadhan. Dengan melakukan sholat tarawih di malam hari, kita bisa merasakan keberkahan dan kesejukan jiwa yang bisa membantu kita untuk lebih fokus dan khusyuk dalam beribadah. Oleh karena itu, marilah kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk melaksanakan sholat tarawih di bulan Ramadhan. Dengan melaksanakan sholat tarawih, kita bisa mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT dan merasakan keberkahan serta kesejukan jiwa yang bisa membantu kita untuk lebih khusyuk dan fokus dalam beribadah. Demikianlah ceramah singkat tentang sholat tarawih di bulan Ramadhan. Semoga kita bisa melaksanakan sholat tarawih dengan baik dan mendapatkan pahala serta keberkahan dari Allah SWT. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. * Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Oleh Muhammad Thamrin* HARI-HARI yang indah dan didambakan itu telah menghampiri kita. Apapun kondisi kita hari ini, di tengah wabah virus corona yang membuat seluruh dunia berduka. Maka tibanya hari-hari istimewa di mata Sang Pemilik, menjadi kabar gembira, bagi siapapun yang mengetahui Ramadhan bulan rahmah, bulan maghfirah, bulan berkah, bulan sabar, bulan Qur’an, bulan sedekah, bulan pendidikan orang-orang yang beriman. Baca juga Hikmah Ramadhan Menguji Iman dan Imun saat Pandemi Covid-19 di Bulan Ramadhan Bulan dilipatgandakan pahala dari setiap amalan yang dikerjakan di dalamnya dan masih banyak lagi nama-nama yang indah untuknya yang belum disebutkan, sesuai dengan banyaknya kebaikan dan keutamaan di dalamnya. Firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah “Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan permulaan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang bathil.” QS Al Baqarah [2] 185 Dan diriwayatkan dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah bersabda “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam biasanya memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda, ’Telah datang kepada kalian bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh berkah, Allah telah mewajibkan kalian berpuasa Ramadhan. Pada bulan ini pintu-pintu langit dibuka dan pintu-pintu jahannam ditutup, tangan-tangan setan dibelunggu, dan di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, maka barangsiapa yang dijauhkan diharamkan dari kebaikannya, maka benar-benar telah dijauhkan.” HR. an-Nasa’i Baca juga Hikmah Ramadhan Puasa Sebagai Pengendali Amarah Meskipun dengan adanya pandemi ini, kita juga harus melaksanakan ibadah di rumah saja, tidak ada tarawih yang jemaahnya memenuhi masjid dan mushala, kegiatan berbuka puasa bersama, safari Ramadhan pun ditiadakan, sampai pasar wadai pun banyak yang tutup. LOTULUNG Umat Muslim melaksanakan sholat ashar dengan jaga jarak atau shaf social distancing di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 25/4/2020. Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa memutuskan untuk meniadakan Tarawih dan kegiatan lainnya yang bisa menimbulkan kerumunan, tetapi tetap menggelar ibadah rutin seperti salat 5 waktu, tadarus, dan Tarawih selama Ramadhan. Namun ibadah tersebut hanya diikuti imam dan pengurus masjid, bukan bagi jemaah umum. Masih banyak yang bisa kita lakukan untuk mengisi Ramadhan di tengah situasi yang tak menentu akibat pandemi Covid-19 ini, di antaranya 1. Berdoa agar Allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan dalam keadaan sehat dan kuat Berdoa juga agar kita bisa menyambutnya dalam keadaan bersemangat beribadah kepada Allah, seperti ibadah puasa, shalat dan dzikir. Ramadan juga merupakan saat yang mustajab bagi kita untuk berdoa kepada Allah SWT agar wabah virus corona diangkat. Kita bersyukur pada Allah dan sudah sepatutnya memuji-Nya atas dipertemukannya kita dengan bulan Ramadhan. Imam An-Nawawi rahimahullah berkata dalam kitabnya Al-Adzkar “Ketahuilah, dianjurkan bagi siapa saja yang mendapatkan suatu nikmat atau dihindarkan dari kemurkaan Allah, untuk bersujud syukur kepada Allah Ta’ala, atau memuji Allah sesuai dengan apa yg telah diberikan-Nya.” 2. Bergembira dan berbahagia dengan datangnya bulan Ramadhan Telah ada contoh dari Rasulullah SAW bahwa beliau dahulu memberi berita gembira pada para sahabatnya dengan kedatangan Ramadhan. Beliau bersabda “Telah datang pada kalian bulan Ramadhan, bulan Ramadhan bulan yang diberkahi. Allah telah mewajibkan atas kalian untuk berpuasa di dalamnya. Pada bulan itu dibukakan pintu-pintu surga serta ditutup pintu-pintu neraka….” HR. Ahmad3. Bertekad serta membuat program agar memperoleh kebaikan yang banyak di bulan Ramadhan Di antara program akhirat adalah program menyibukkan diri di bulan Ramadhan dengan ketaatan dan ibadah. LOTULUNG Imam saat melaksanakan Tadarus Al-Quran di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 25/4/2020. Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa memutuskan untuk meniadakan Tarawih dan kegiatan lainnya yang bisa menimbulkan kerumunan, tetapi tetap menggelar ibadah rutin seperti salat 5 waktu, tadarus, dan Tarawih selama Ramadhan. Namun ibadah tersebut hanya diikuti imam dan pengurus masjid, bukan bagi jemaah seorang Muslim membuat rencana-rencana amal yang akan dikerjakan pada siang dan malam Ramadhan. Bertekad dengan sungguh-sungguh untuk memperoleh pahala di bulan Ramadhan serta menyusun waktunya membuat jadwal untuk beramal shalih. Jika perlu buat rencana tertulis dan berharap Allah SWT memudahkan kita dalam melaksanakannya. 4. Berbekal ilmu dan pemahaman terhadap hukum-hukum di bulan Ramadhan Wajib atas seorang yang beriman untuk beribadah kepada Allah dilandasi dengan ilmu, dan tidak ada alasan untuk tidak mengetahui kewajiban-kewajiban yang diwajibkan Allah atas hamba-hamba-Nya. Di antara kewajiban itu adalah puasa di bulan Ramadhan. Sudah sepantasnya bagi seorang Muslim belajar untuk mengetahui perkara-perkara puasa serta hukum-hukumnya sebelum ia melaksanakannya sebelum datang bulan Ramadhan, agar puasanya sah dan diterima Allah Ta’ala. Meski hari ini kita terhalang untuk mendatangi majelis-majelis pengajian, namun Insya Allah masih ada jalan. Banyak buku-buku kajian tentang Ramadhan, ceramah guru-guru kita pun sudah banyak yang bisa disaksikan secara online. Walau tetap berharap, agar pada masanya setelah wabah mereda, kita bisa kembali memenuhi majelis-majelis ilmu. LOTULUNG Umat Muslim melaksanakan sholat ashar dengan jaga jarak atau shaf social distancing di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 25/4/2020. Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa memutuskan untuk meniadakan Tarawih dan kegiatan lainnya yang bisa menimbulkan kerumunan, tetapi tetap menggelar ibadah rutin seperti salat 5 waktu, tadarus, dan Tarawih selama Ramadhan. Namun ibadah tersebut hanya diikuti imam dan pengurus masjid, bukan bagi jemaah umum. 5. Mempersiapkan diri dengan baik untuk berdakwah kepada Allah Ta’ala di bulan Ramadan Berdakwah tidaklah hanya menyampaikan ceramah, tapi juga turut menyukseskan aktivitas-aktivitas dakwah guru-guru kita. Anak-anak muda milenial yang biasa menghiasi Youtube, Facebook, Instagram perlu kita manfaatkan sebagai sarana dakwah. Jadikanlah kemampuan tersebut sebagai sarana dakwah, jadilah tim sukses dakwah, mulailah meraih amal jariyah di bulan mulia ini. 6. Bertekad meninggalkan dosa-dosa dan kejelekan Selain bertekad meninggalkan dosa-dosa dan kejelekan, kita harus bertaubat dengan sungguh-sungguh dari seluruh dosa. Berhenti melakukannya serta tidak mengulanginya lagi. Mungkin saja, wabah ini menjadi teguran dan ujian. Apakah Ramadhan-Ramadhan yang telah lalu sudah benar-benar dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. LOTULUNG Imam saat melaksanakan Tadarus Al-Quran di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 25/4/2020. Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa memutuskan untuk meniadakan Tarawih dan kegiatan lainnya yang bisa menimbulkan kerumunan, tetapi tetap menggelar ibadah rutin seperti salat 5 waktu, tadarus, dan Tarawih selama Ramadhan. Namun ibadah tersebut hanya diikuti imam dan pengurus masjid, bukan bagi jemaah Ramadhan dengan membuka lembaran putih yang baru, yang akan diisi dengan taubat sebenar-benarnya kepada Allah Ta’ala. Taat pada perintah Rasulullah SAW, serta meninggalkan apa yang dilarangnya. Baca juga Hikmah Ramadhan Korupsi dan Ketiadaan Ruh dalam Puasa 7. Berbuat baik kepada kedua orangtua, kerabat, saudara, istri atau suami, serta anak-anak Berbuat baik kepada masyarakat sekitar agar menjadi hamba yang shalih serta bermanfaat. Tentunya dengan tetap memerhatikan imbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing, menggunakan masker jika keluar rumah, rajin cuci tangan, dan tidak mudik. Semoga dengan ikhtiar ini, Allah segera memberikan kemenangan dan keselamatan dalam menghadapi wabah ini. Muhammad Thamrin, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama PP ISNU Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tausiyah adalah istilah umum yang merujuk pada kegiatan siar agama atau dakwah. Tausiyah dikenal umat Islam untuk menyampaikan ceramah, khotbah, tabligh yang dihadiri banyak orang. Tausiyah disebut juga ceramah keagamaan yang berisi pesan kebenaran dan kesabaran. Mengutip dari tausiyah berasal dari Bahasa Arab yang artinya nasihat. Tetapi, makna tausiyah mirip dengan tabligh atau ceramah penyiaran ajaran agama Islam. Jadi, tausiyah adalah ceramah keagamaan yang berisi pesan kebenaran. Contoh tausiyah yaitu ceramah Ramadhan lucu yang masih berisikan pesan sesuai ajaran agama. Berikut contoh ceramah Ramadhan lucu dan inspiratif. Ceramah Ramadhan Lucu CONTOH CERAMAH SINGKAT RAMADHAN Muslim Matters 1. Contoh Ceramah Ramadhan Singkat dan Lucu Ramadhan adalah bulan yang sangat berharga bagi umat Islam. Selama bulan ini, para muslim berusaha untuk bersabar, meningkatkan ibadah, dan meningkatkan keimanan mereka. Namun, tidak mengapa jika kita juga menikmati momen Ramadhan dengan menyisihkan waktu untuk bersenang-senang dan bercanda. Berikut ini adalah contoh teks ceramah Ramadhan singkat dan lucu. Ketika Puasa Menjadi Berat Kebanyakan orang merasa Puasa Ramadhan adalah hal yang berat. Mereka berpikir bahwa hari-hari puasa adalah hari-hari yang membosankan. Namun, ada cara lain untuk melihatnya. Misalnya, puasa dapat dianggap sebagai pelatihan untuk mengendalikan nafsu. Puasa juga mengajarkan kita untuk bersyukur dan menghargai nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita. Berpuasalah Setiap Hari Kita dapat memanfaatkan bulan Ramadhan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan berpuasa. Namun, kita juga harus berusaha untuk berpuasa setiap hari. Selama bulan Ramadhan, kita dapat berpuasa dari perkataan buruk, rasa sombong, dan ucapan kasar. Dengan berpuasa dari hal-hal tersebut, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik. Berdoa dan Bersyukur Selama Ramadhan, kita juga harus berdoa dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah. Bersyukur adalah salah satu bentuk ibadah yang paling utama. Oleh karena itu, kita harus mengucapkan terima kasih kepada Allah setiap hari untuk semua yang telah diberikan. Kita juga harus berdoa agar kita dapat memperoleh keberkahan dan keberuntungan di bulan Ramadhan. Kesimpulan Ramadhan adalah kesempatan yang sangat berharga bagi umat Islam. Selama bulan ini, kita harus berusaha untuk meningkatkan ibadah, berpuasa, dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah. Kita juga harus senantiasa berusaha untuk bersenang-senang dan bercanda di bulan Ramadhan. Dengan melakukan hal tersebut, kita akan merasakan keberkahan dan keberuntungan selama Ramadhan 2. Ceramah Tentang Pendidikan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Alhamdulilah Puji Syukur Kehadirat Allah SWT yang telah memberikan curahan nikmatnya. Hingga pada hari ini kita semua dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat wal’afiat. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan sedikit bercerita mengenai perlunya sabar. Saudaraku, pertama saya akan membahas tentang apa itu sabar?. Pada dasarnya sabar berasal dari kata sobaro yasbiru yang artinya adalah menahan. Yang mana menahan disini mempunyai arti yang luas. Misalnya saat berpuasa,kita menahan semua hawa nafsu untuk banyak hal. Seperti menahan lapar dari adzan subuh hingga adzan magrib tiba untuk saat berbuka. Selain itu hendaknya kita juga diharuskan bersabar dalam menghadapi perilaku buruk seseorang kepada harus juga diketahui , bahwa tidak semua orang dapat menikmati sebuah kesabaran. Karena pada hakikatnya tidak semua orang dapat menahan rasa sabar tersebut. Walaupun begitu saudaraku, sabar memang tidaklah mudah justru adalah sebuah ujian. Namun justru karena ketidak mudahan tersebut menjadikan sabar adalah sarana Allah SWT untuk menguji hambanya apakah bisa lolos atau tidak dalam ujianNya. Hendaknya kita harus selalu istighfar dan berfikir positif agar dapat lulus ujian kesabaran yang diberikan Allah SWT. Dan Begitulah sedikit mengenai sabar yang bisa saya bagikan kepada saudara-saudara sekalian. Semoga setelah mendengar ceramah ini kita semua dapat lebih memahami arti penting dari sebuah kesabaran. Dan untuk kemudian mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu saya akhiri ceramah hari ini dan mohon maaf apabila ada terdapat salah kata saat penyampaian tadi. Wassalamualaikum 3. Ceramah Tentang Ibu Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah kita telah diberi kesempatan pada siang hari ini untuk bertemu di masjid besar ini. Alhamdulillah kita diberi nikmat sehat yang tiada tarannya sehingga kita dapat berkumpul untuk saling bersilaturahim. Saudara –saudara sekalian yang saya cintai, disini saya akan sedikit memberikan wejangan tentang ’ibu’’. Seperti firman Allah dalam surat Al-Isra’ itu berbunyi seperti ini“Dan tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka jangan sekali-kali mengatakan Ah’ dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.” Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa kita sebagai anak harus menghormati kedua orang tua terutama adalah ibu. Bahkan kita sampai tidak boleh berkata ’Ah’’ apalagi sampai membentaknya. Karena karena orang tualah kita dapat berada di dunia ini, Allah memberi amanat berupa kita melalui mereka. Apalagi seorang ibu, seorang yang telah mengandung kita selama sembilan bulan denan bersusah-susah, melahirkan kita dengan rasa sakit yang luar biasa dan ketika kita lahir, kita hanya mendapat kasih sayang yang tak terhingga seperti kata pepatah yang mengatakan ’kasih ibu sepanjang masa’’ Hal tersebut berarti bahwa kasih sayang seorang ibu memang tak terhingga memberi tanpa pamrih dan mengharap imbalan kembali. Ada juga yang mengatakan bahwa surga berada di bawah telapak kaki ibu. Hal tersebut berarti begitu berjasanya seorang ibu kepada kita sampai kita wajib berbuat baik kepada ibu kita sampai akhir hayat nanti. Sekian wejangan sedikit dari saya, semoga dapat memberikan segudang manfaat bagi saudara sekalian. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. 4. Pembukaan Ceramah Lucu Santri Yang kami muliakan para alim ulama, para kyai, bu nyai, gus-gus, ustadz-ustadz beserta keluarga Pondok Pesantren. Dan juga tak lupa yang kami hormati para bapak dan juga ibu, yang mana tentunya bapak-bapak ini pastilah ganteng dan yang ibu-ibu pasti cantik, tolong kodrat itu jangan dibalik. Serta yang kami hormati segenap aparat desa yang juga hadir di tengah-tengah kita. Pertama-tama dan yang paling utama sebelum yang kedua, marilah kita ucapkan puja dan puji syukur kehadirat Zat Yang Maha Adil yaitu Allah SWT, yang mana Dia telah memberikan nikmat kepada kita semua berupa nikmat kesehatan jasmani dan rohani, sehingga kita dapat berkumpul pada forum yang berbahagia ini. Allah memang benar-benar maha adil sehingga kita diciptakan berpasang-pasangan. Allah memang maha pintar, hingga perempuan, Allah jadikan terlihat romantis alis matanya bagaikan semut yang berbaris-baris, senyumannya yang manis membuat iman semakin tipis, hingga bikin dompet menipis. Kedua kalinya tak lupa sekelumit shalawat serta salam marilah kita panjatkan kepada junjungan alam, seorang pahlawan yang tak pernah makan bakwan, seorang proklamator yang tak pernah naiki motor yakni Nabi Muhammad Saw. Berkat beliaulah kita dapat hidup tenang tanpa perang, hidup rukun tanpa pentungan.
dialog 4 orang tentang ramadhan