Disaat siswa lain berhasil mengikuti pelajaran membaca, menulis, dan berhitung, bunda ini justru sering mendapat keluhan dari seorang guru. Sang guru menceritakan betapa lemahnya buah hatinya ini dalam menerima materi pelajaran membaca, menulis dan berhitung. Sang Bunda sempat mengalami perdebatan dengan para pengajar PAUD. Dihari-hari tersebut, saya selalu membawa baju ganti yang akan dipakai saat latihan menari . Pelatih tari itu sangat sabar mengajari saya dan teman- teman nya untuk latihan menari . Saya sangat senang latihan menari, karena selain bisa bertemu dengan teman-teman nya, menari itu mengasyikkan, dan juga dapat melatih saya untuk lebih kompak. Itutergantung dengan kondisi tubuh, seberapa cepat saraf perifer menyampaikan respon pikiran. Lalu kesadaran mulai muncul. "Wahh gak bisa ni kayak gini terus". Seorang teman yang belum ada setahun kenal meminta bantuan untuk menjadi stage crew pementasan monolognya saat itu. "Latihan jam enam, ya, temen temen". Usia6-12 tahun,anak sudah masa sekolah.Perkembangan psikososial berorientasi pada lingkungan anak sekolah.Anak akan rajin untuk mengerjakan sesuatu apa yang diinginkannya,tetapi muncul rasa rendah diri ketika bertaman dengan teman tercapai hal yg diingankan. KemudianLani mengajak teman-temannya untuk berlatih menari. Kali ini mereka akan berlatih Gerak kuat kaki pada tari. Jenis gerakannya hampir sama dengan gerakan sebelumnya. Iringan musiknya lebih cepat sehingga gerakan kaki harus lebih kuat. Lani meletakkan tangan di pinggang. Kemudian, kakinya diayunkan mengikuti irama musik yang cepat. Vay Nhanh Fast Money. Bikin Gemas, Aksi Anak TK Tak Ikut Menari saat Tampil di Panggung Ini Viral. ©2023 donopradana_ - Tingkah polah anak-anak memang kerap mencuri perhatian. Salah satunya, aksi anak kecil yang masih polos seringkali lucu dan menggemaskan. Seperti tingkah anak TK saat tampil di atas panggung ini. Saat pementasan, tidak seperti teman lainnya yang mengikuti gerakan sesuai dengan irama musik. Anak TK ini justru tampak diam. Video yang diunggah oleh akun TikTok donopradana_ ini pun mencuri perhatian warganet. Aksi menggemaskan anak kecil ini pun viral. Berikut dari 4 halaman Diam Tampil di Panggung ©2023 donopradana_ Video berdurasi beberapa detik ini memperlihatkan penampilan pentas seni anak Taman Kanak-Kanak TK. Anak-anak ini menampilkan tarian dengan mengenakan kostum ikan hiu. Beberapa anak ini tampak lucu dengan kostum ikan hiu. Mereka menari sesuai irama lagu. Namun salah satu anak tampak hanya terdiam. Ia sama sekali tak bergerak. 3 dari 4 halaman Tak Ikut Menari ©2023 donopradana_ Anak TK ini terlihat mematung saat di atas panggung. Ia hanya berdiri tanpa menghiraukan teman-temannya yang menari. Aksinya pun tampak begitu menggemaskan. Anak ini sedikit bergerak saat penampilan menari akan selesai. Ia pun sedikit menari dan meninggalkan panggung. 4 dari 4 halaman Menggemaskan ©2023 donopradana_ Video ini pun mencuri perhatian warganet. Tak sedikit yang ikut gemas dengan tingkah lucu anak ini. Beragam komentar pun membanjiri postingan tersebut. "Gemes bgtttt," tulis komentar salah satu akun. "LUCUUUK POLL," komentar akun lain. "ya Allah lucukknya," imbuh akun lain. "capek kali adeknya," tulis salah satu akun. "Ya Allah lucu banget," tambah yang lain. [kum] 0% found this document useful 0 votes0 views8 pagesOriginal TitleSOAL PAS TEMA 1 KELAS 2Copyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes0 views8 pagesSoal Pas Tema 1 Kelas 2Original TitleSOAL PAS TEMA 1 KELAS 2Jump to Page You are on page 1of 8 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 7 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. - Kendati bukan berprofesi sebagai seorang penari , siapa yang tidak merasakan senang ketika sedang melakukan kegiatan menari? Belakangan, tidak sedikit pula orang-orang yang mulai percaya diri dan mengunggah video menari mereka ke berbagai media sosial. Aksi mengekspresikan diri ini juga bukan hanya dilakukan kaum perempuan melainkan juga laki-laki dari berbagai usia, mulai dari anak hingga dewasa. Masih jarang diketahui, ternyata menari memberikan manfaat untuk kesehatan fisik, mental hingga emosional. Baca Juga 4 Manfaat Potensial Daun Thyme bagi Kesehatan yang Sayang Dilewatkan Dihimpun dari laman Healthline, ternyata terdapat manfaat menari yang memberikan efek positif terhadap tubuh serta pikiran. Lalu ada apa saja, dan bagaimana penjelasannya secara medis? Simak informasi selengkapnya berikut ini yuk! Manfaat emosional 1. Meningkatkan suasana hati Menari juga bisa menjadi hal untuk melepaskan pikiran-pikiran negatif yang ada. Dengan melakukan tarian, seseorang dapat terhindar dari stres, depresi, dan rasa cemas yang berlebihan. Gerakan tarian akan membuat diri untuk melepas beban yang ada sehingga perasaan menjadi lebih baik. 2. Memberikan rasa senang Baca Juga 4 Kebiasaan Buruk yang Dapat Memicu Gigi Sensitif, Segera Hindari! Saat melakukan tarian, seseorang akan merasakan senang dan memberikan aura positif. Dengan menari, seseorang juga terhindar dari pikiran-pikiran negatif karena saling memberikan kebahagian satu sama lain. 3. Meningkatkan kemampuan sosial Meskipun dapat dilakukan sendiri, sering kali seseorang menari dengan teman-temannya. Hal tersebut dapat meningkatkan kemampuan sosial seseorang. Selain itu, saat menari bersama, seseorang akan dituntut untuk saling berkoordinasi sehingga terjalinnya komunikasi. Dengan komunikasi, hal tersebut dapat memberikan efek positif pada emosional diri dan lingkungan sosial. Manfaat fisik 1. Meningkatkan keseimbangan dan kekuatan Menurut Penari profesional Jonathan Tylicki, salah satu alasan mengapa tari merupakan bentuk kebugaran fisik yang hebat, karena tarian menggabungkan gerakan pada semua bidang gerak dan dari segala arah. Gerakan tarian akan melatih tubuh dan mengkondisikan semua otot agar bergerak. Hal tersebut dapat meningkatkan kekuatan serta keseimbangan dalam tubuh. 2. Dapat dilakukan siapa saja Beberapa orang yang mengalami gangguan kesehatan, terkadang tidak bisa menari. Namun, karena banyaknya jenis tarian, orang tersebut dapat berkonsultasi apakah tarian tersebut dapat dilakukannya atau tidak. Terkadang, meskipun gerakan terlihat intens, dokter memperbolehkan melakukannya karena justru memberikan dampak baik bagi tubuh. 3. Meningkatkan kesehatan jantung Saat seseorang melakukan tarian, jantung akan bekerja lebih cepat dari biasanya. Dengan begitu, hal tersebut akan meningkatan aktivitas kardiovaskular pada Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan untuk orang dewasa menyatakan, setidaknya lakukan 150 menit hingga 300 menit per minggu dari latihan intensitas sedang, atau 75 menit hingga 150 menit per minggu aktivitas fisik aerobik dengan intensitas tinggi. Hal tersebut akan membuat jantung lebih sehat. Manfaat mental 1. Melatih fokus otak Menari akan menantang otak untuk lebih fokus. Hal ini karena, menari akan menuntut otak untuk fokus memahami pola gerakan dan perubahan yang konstan. Oleh karena itu, fokus otak terlatih dengan baik saat menari. 2. Meningkatkan kinerja kognitif Para ilmuwan menemukan, area otak yang mengontrol ingatan dan keterampilan, seperti perencanaan dan pengorganisasian, meningkat dengan olahraga seperti menari. Hal ini karena menari identik dengan menghafal gerakan yang dilakukannya. Oleh karena itu, dengan menari dapat meningkatkan fungsi kognitif pada otak. Apa kamu suka menari saat datang ke konser musik atau sekadar mendengarkan lagu favorit? Kalau iya, kamu beruntung banget, nih. Pasalnya, menari tidak hanya menyenangkan, tapi juga punya banyak manfaat bagi kesehatan, baik fisik maupun mental. Di Indonesia, menari sudah melekat dalam kehidupan masyarakatnya. Hal ini bahkan bisa kita lihat dalam perayaan hari besar atau budaya tertentu. Namun, terlepas dari itu, kini menari tak hanya dilakukan sebagai sarana rekreasi atau ekspresi diri, tapi juga bisa sebagai bagian dari olahraga yang punya sederet manfaat bagi kesehatan. Manfaat Menari bagi Kesehatan Nah, di bawah ini adalah 7 manfaat menari bagi kesehatan yang bisa kamu peroleh 1. Menjaga kesehatan jantung Menari bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Serupa dengan olahraga kardio, saat menari, denyut jantung akan meningkat karena tubuh harus melakukan gerakan dan koreografi tertentu. Hal ini akan membantu memperlancar sirkulasi darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Sebuah penelitian bahkan menyebutkan, penderita gagal jantung yang secara rutin melakukan tarian Waltz mengalami peningkatan kualitas hidup jika dibandingkan dengan penderita gagal jantung yang tidak melakukan olahraga sama sekali. 2. Meningkatkan keseimbangan dan kekuatan tubuh Menari juga dapat meningkatkan keseimbangan tubuhmu, lho. Pasalnya, ketika menari, tubuh dituntut untuk melakukan gerakan-gerakan tertentu yang akan membuat tubuhmu beradaptasi untuk menjaga keseimbangan dan postur tubuh yang baik. Ditambah lagi, menari secara rutin juga bisa melatih otot dan kekuatan tubuh. 3. Menurunkan berat badan Jika kamu bosan melakukan olahraga rutin untuk menurunkan berat badan, kamu bisa coba mulai untuk menari. Selain lebih mengasyikkan, menari secara rutin juga bisa membantumu menurunkan berat badan, lho. Namun, perlu diingat ya, kamu juga harus mejaga pola makan supaya hasilnya maksimal. 4. Meningkatkan energi Kamu sering merasa cepat lelah atau tidak berenergi? Kalau iya, mungkin ini saatnya kamu untuk mulai menari. Hal ini karena menari dapat meningkatkan kinerja jantung, memperlancar aliran darah dan juga oksigen. Dengan begitu, proses pembentukan energi juga akan meningkat, sehingga kamu tidak akan mudah lelah saat beraktivitas. 5. Menjaga fungsi kognitif Seiring bertambahnya usia, volume otak dan kemampuan kognitif kita juga akan menurun, lho. Nah, menurut salah satu penelitian, menari dapat membantu menjaga fungsi kognitif dengan cara menjaga dan meningkatkan volume hippocampus, yaitu bagian otak yang menyimpan memori. 6. Mengatasi stres Jika kamu sedang merasa stres, sesekali coba deh untuk menari. Pasalnya, penelitian menyebutkan, gerakan-gerakan yang dilakukan saat menari bisa membantumu melepaskan beban pikiran yang mengganggu, lho. Selain itu, hampir sama saat kamu melakukan olahraga lain, saat menari, akan terjadi pelepasan zat kimia di dalam otak yang membantumu meredakan gejala kecemasan dan depresi. 7. Menjadi sarana bersosialisasi Meski memang bisa dilakukan seorang diri, tetapi menari bisa membawa manfaat yang lebih banyak bila dilakukan beramai-ramai atau dalam kelompok. Menari dalam kelompok bisa membantumu bersosialisasi dengan orang banyak, bahkan membuka kesempatan untuk bertemu teman baru. Hal ini dikaitkan dengan meningkatnya rasa bahagia, menurunnya tingkat stres, dan lebih terjaganya sistem kekebalan tubuh. Namun, karena kita saat ini masih berada di tengah pandemi COVID-19, sebaiknya menari dilakukan di rumah saja dulu, ya. Agar tetap bisa bersosialisasi dengan banyak orang, kamu bisa bergabung dengan kelas menari yang dibuka secara online. Apabila kamu memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya sebelum menari, konsultasikan terlebih dahulu hal tersebut dengan dokter ya, guna mencegah cedera atau bahkan memperparah kondisi yang kamu derita. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Menari termasuk olahraga yang baik, karena menari merupakan gerakan yang teratur dan stabil dengan menggerakkan seluruh tubuh, mulai dari gerakan kaki hingga kepala. Selain itu, menari juga melatih mental dan pikiran. Menari menggerakkan ujung jari tangan hingga jari kaki, latihan merupakan proses untuk melenturkan dan menguatkan otot-otot tubuh dan persendiannya, serta membentuk tubuh menjadi kuat dan ideal. Aktivitas ini dapat menyehatkan tubuh, termasuk mengurangi kolesterol, membakar lemak, memperlancar pembuluh darah dan jantung. Banyak juga penari profesional memiliki tubuh kurus langsing dan lentur. Demikian juga penari pria, menjadikan tubuh mereka bagus, namun tidak dipungkiri juga ada penari pria dan wanita pada usia tertentu bertubuh besar dan kekar. Biasanya mereka dalam seni pertunjukan bertugas membawa memanggul penari, pembawa properti besar, dan menjadi seorang raksasa. Menari, selain dapat melenturkan tubuh, meditasi dalam waktu latihan dapat mengurangi gugup, cemas atau mengurangi tekanan-tekanan lainnya, sedangkan pikiran akan terasa merupakan olahraga yang mudah dan simpel, bergerak mengikuti irama musik, meliuk-liukkan tangan, melincahkan dan menguatkan kaki, badan dan kepala. Menjadikan mereka lebih fleksibel. Rutinitas latihan menari dengan gerakan yang diulang-ulang, pada proses penghafalan gerak sudah pasti akan berkeringat, membakar kalori dan dapat menurunkan berat badan karena disaat itu ada keinginan untuk bisa/mampu menghafal gerakan, hingga menjadikan dirinya ingin untuk terus bergerak. Jika ini dilakukan rutin 2 x seminggu atau lebih, dapat menjadikan mereka terlihat lebih segar dan pikiran pun menjadi lebih segar. Pada saat ada pementasan selama 7 menit atau hingga 45 menit atau lebih, mereka akan mengeluarkan tenaga ektra karena mereka harus bergerak dengan maksimal, terus bergerak dan ini akan menjadikan tubuh mereka akan lebih ringan, namun semua itu tetap diimbangi dengan pola makan Perbanyak makan buah, sayuran, air mineral dan yang pasti jauhi rokok. Menari juga melatih mental. Mental harus kuat karena menari itu di tonton puluhan hingga ratusan orang. Latihan mental juga perlu dilakukan penari agar mereka terbiasa berdiri di hadapan khalayak. Harus siap menghadapi kritikan dan sebagainya. Seniman biasanya bermental kuat, oleh karena itu kebanyakan seniman lebih banyak cuek dan lebih bersikap masa bodoh serta pandai bicara, dan cerdas untuk sering mempelajari jalan pikiran dan mental penari-penari saya, ada tingkatan dalam pemikiran mereka, semua karena pertumbuhan/pemkembangan mental. Walau usia mereka sama, pergaulan mereka juga menentukan tingkatan itu. Dapat diketahui saat mereka berhadapan/berargumen dengan saya akan terlihat jelas siapa yang pandai membawa diri, pandai bicara, siapa yang mudah emosian dan siapa yang cuek. Selain latihan di komunitas, peran teman-teman pergaulan mereka juga sangat menentukan pertumbuhan mental banyak penari-penari saya dengan berbagai usia dan status, perbedaan mental mereka jelas terlihat, mulai dari anak SD pertumbuhan mental dan pikiran masih sangat bagus. Ia mengikuti tiap nasehat, mengikuti gerakan yang kita ajarkan setiap detailnya hingga lambat laun pikiran dan mentalnya berkembang. Imajinasinya meningkat, pergaulannya menjadi supel dan luwes di sekolahnya, karena ia bergaul dengan penari-penari sanggar yang beragam usia, mendengar dan melihat bagaimana kakak-kakak seniornya berkomunikasi atau bergaul. 1 2 3 Lihat Sosbud Selengkapnya

dengan berhitung gerakan kita saat menari dengan teman akan